Mengantisipasi Lemah Jantung Pada Balita

Artikel ini saya buat berdasarkan permintaan sahabat netter yang menanyakan mengenai cara mengantisipasi penyakit jantung pada balita. Dengan menyisipkan waktu ditengah kesibukan saya mencoba mencari jawabannya dengan searching diinternet. Sebelumnya saya mohon maaf kalau jawaban yang saya tampilkan agak lama. Sebab penulis masih mengerjakan tugas akhir. Maklum pelajar SMK meski membuat tugas akhir untuk kelulusan.

Ketika saya searching diInternet ternyata cara menantisipasi balita agar tidak terkena penyakit jantung sulit saya cara. Untungnya saya waktu itu saya periksa keDokter karena penyakit demam kemudian saya ingat tentang penyakit jantung dan sedikit pertanyaan yang diberikan sahabat netter waktu itu.

Ternyata saya selaku penulis untuk blog ini yang kata teman-teman dan teman di forum yang menyatakan telapak tangan dan kaki yang sering berkeringat merupakan tanda jantung lemah itu salah. Sewaktu saya periksa keDokter dan menanyakan tentang hal demikian ternyata….., telapak tangan dan kaki yang sering berkeringat bukan berarti jantung lemah. Ada banyak factor yang menyebabkan telapak tangan sering berkeringat. Diantaranya hawa panas, takut, dan factor lainnya. Yang membuat saya senang ternyata saya tidak memiliki penyakit jantung lemah melainkan telapak tangan saya yang sering berkeringat tersebut dikarenakan saya selalu takut, dan keadaan tubuh yang kurang fit.

Asal muasal ternyata ada factor yang membuat saya sering takut. Ini karena waktu masih kecil, katakanlah waktu balita. Saya terkena penyakit AYAN yang lebih dikenal epilepsy. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh. Bukan hanya itu pada waktu kecil saya juga kurang mengkonsumsi makanan sehat dan yang lebih menyedihkan lagi saya waktu kecil sering sakit-sakitan dan juga kurang mengkonsumsi air putih. Lha…. Dengan hal demikian kemudian saya bertanya kepada dokter pada waktu saya periksa untuk mencegah penyakit jantung pada balita. Dan jawaban dokter tersebut menyarankan agar:

Anak balita meski banyak,

  1. Melakukan permainan aktifitas fisik, seperti diajak meloncat-loncat mengikuti sebuah acara pembelajaran seperti DORA, JimJam Dan Sunny, dsb
  2. Banyak mengkonsumsi buah-buahan
  3. Disarankan mengkonsumsi makanan berGizi dan berprotein tinggi

Itu hanya sedikit saran yang bisa saya berikan. Semoga bisa membantu anda….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: