Foto Dramatis

6Kali ini saya memberikan cara agar foto yang anda buat tampak dramatis. Pada dasarnya tidak beda jauh sih ama yang bikin DOF tampak baik tapi yang membedakan hanyalah ehm……………, beda model aja he….he….he….:D Langsung aja AmbO kasih tau caranya :

1.Kita cari dulu foto yang akan kita edit

2.Oh…iya….., sebelumnya anda berdoa dulu sebelum melakukan pengeditan biar hasilnya maksimal

3.Ambil foto yang kira-kira kayak dibawah ini:

11

4.Lakukan adjusment pada foto diatas, dapat menggunakan level, curve atau yang biasa anda lakukan.

5.. Copy layer background dan beri nama layer 1

6.Perhatikan bagian foto yang terlebih dahulu diwarnai adalah bagian paling depan atau foreground, pada contoh diatas saya memilih bagian daun.

7. Posisi aktif adalah layer 1, yaitu layer yang akan kita gunakan sebagai layer warna daun. Ganti warna layer 1 dengan warna hijau dengan menu image – adjusment – hue saturation atau dengan shortcut cmd+u (ctrl+u utk PC).

8.Geser slider Hue hingga pada bagian daun warna hijau muncul seperti yang diinginkan. Juga slider Saturation ke sebelah kanan sampai muncul kontras yang diinginkan.

22

9. Masih pada layer 1, aktifkan vector mask dengan cara click add vector mask, ada pada pallete layer sebelah bawah (sebelah add a layer style).
10. Kemudian select all (cmd+A/ctrl+A) atau menu select – all.

11.Pilih menu edit – fill (shift+F5), pilih Content – use: foreground color (warna foreground harus black 100%). Terlihat foto kembali seperti semula, karena layer 1 sudah di mask.

12.Sekarang kita tinggal melakukan pewarnaan pada bagian daun dengan tool erase (E). Lakukan dengan teliti, tetapi tidak perlu takut jika ada pewarnaan yang keluar dari area yang diinginkan, karena area tersebut dapat dikembalikan dengan menyapukan area berlebih menggunakan tool brush (B).

13.Kelebihan Saya dalam foto-memfoto adalah efek cahaya serta pantulannya pada beberapa bagian. Saya mencoba trik dengan menduplikat layer 1 (beri nama layer 1 copy) lalu menaikkan kontras dan saturasinya sehingga terlihat lebih terang.
Lalu pada layer 1 bagian-bagian yang ingin diberi efek cahaya disapukan dengan tool brush tentu dengan vector mask aktif.
31

4

14.Lakukan langkah 2 s/d 9 untuk bagian-bagian lain seperti batang pohon, tanah dst, tentu dengan memperhatikan urutan FG dan BG nya. Mengapa kita harus memperhatikan urutan FG dan BG? Karena FG yang sudah diwarnai terlebih dahulu pasti tidak akan tercela warnanya oleh BG yang diwarnai belakangan.

15.Pada beberapa kasus biasanya warna langit tidak seperti yang kita inginkan, kadang terlihat terlalu putih. Untuk memberi warna atau efek kabut dapat menggunakan cara berikut. Tepat diatas layer background buat satu layer baru (kosong), lalu beri warna tipis pada layer tsb, dengan tool paint bucket tool (G), kemudian lakukan langkah 6 s/d 9. Ingat saat melakukan pewarnaan, sebaiknya opacity dari erase tool anda jangan solid 100%, coba dengan beberapa experiment.

51

16.Merge semua layer, bisa dilakukan burning dan dodging pada beberapa bagian sesuai selera. Jika mau dapat juga diberi sedikit efek glowing: menu filter-distort-diffuse glow atur sesuai selera.

17.Sebagai latihan awal lebih mudah jika kita memulai dengan pewarnaan tunggal seperti foto dibawah :
6

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: